Membuat Beberapa Teks Tertulis

Selasa, 14 Maret 2017



A.      MENULIS
Membuat Beberapa Teks Tertulis dalam Konteks Bermasyarakat: Menulis Efektif dengan Berlatih Membuat Paragraf

Langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam penyusunan paragraph adalah sebagai berikut.
1.       Menetapkan topik berdasarkan tema tertentu
Penentuan topik karangan disesuaikan dengan jenis karangan yang dibuat, baik itu narasi, deskriosi, eksposisi, argumentasi, maupun persuasi. Setiap jenis karangan mempunyai karakter dan tujuan yang berbeda-beda. Sumber-sumber topik dapat dicari dari pengalaman, pengamatan, pengetahuan, pendapat, daya khayal.
2.       Merumuskan tema
Berikut ciri-ciri rumusan tema yang dapat dijadikan pedoman.
a.       Dirumuskan dalam kalimat yang jelas.
b.      Adanya kesatuan gagasa sentral yang menjadi landasan seluruh karangan.
c.       Pengembangan tema yang terarah
d.      Tema yang dirumuskan mengandung unsur keaslian (kebenaran).
3.       Membuat kerangka karangan
Dalam menyusun kerangka karangan paragraph, perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut.
Fungsi karangan:
a.       Memudahkan menyusun karangan sehingga menjadi mudah teratur.
b.      Memudahkan penempatan bagian.
c.       Menghindari timbulnya pengulangan pembahasan.
d.      Membantu pengumpulan data.
Syarat karangan:
a.    Mengungkapkan maksud yang jelas.
b.    Tiap bagian hanya mengandung satu gagasan.
c.     Disusun secara logis dan sistematis.
d.    Memerlukan penggunaan symbol yag konsisten.
4.       Mengumpulkan bahan
Bahan dapat dicari melalui berbagai sumber, seperti dari buu, ensiklopedia, kamus, lapora penelitian, majalah, surat kabar,tabloid, daya khayal, dan sebagainya.
5.       Mengembangkan kerangka menjadi paragraf/karangan
Paragraf merupakan karangan singkat yang berisi sebuah pikiran dan didukung oleh himpunan kalimat yang saling berhubungan untuk membentuk sbuah gagasan.
Paragraf yang baik harus memenuhi syarat-syarat:
a.       Kesatuan, yaitu semua kalimat yang mmbangun paragraph harus mengacu pada satu tema atau satu pikiran.
b.      Koherensi, yaitu semua kalimat yang membangun sebuah paragraph harus saling berhubungan.
c.       Perincian dan urtan pikiran, yaitu sebuah pikiran utama harus diikembangkan menjadi paragraph, laludihubungkan dengan paragraph-paragraf lain yang berisi pikiran penjelas.
d.      Sebuah paragraph dibangun olehh beberapa kalimat.

Koherensi dapat dibangun dengan:
a.       Pengulangan kata kunci atau repetisi
b.      Pengulangan kata ganti.
c.       Penggunaan kata atau frasa transisi (konjungsi)
d.      Serta perincian dan urutan isi paragraph.

Dalam berlatih membuat paragraph, perlu diperhatikan beberapa hal, antara lain:
1.       Kalimat utama: kalimat ide/inti yang hendak dikembangkan menjadi paragraph uth.
2.       Kalimat penjelas: kalimat yang digunakan untuk menjelaskan kalimat utama.
3.       Koherensi: penanda hubungan antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. Koherensi dapat berupa kata ganti, frasa transisi, konjungsi, dan pengulangan kata kunci.
4.       Penggunaan tanda baca.



0 komentar:

Posting Komentar

NOVI PURNAMAWATI Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Provided By Free Blogger Templates | Freethemes4all.com

Free Website templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates