Kelas Kata dan Bentuk Kata

Minggu, 12 Maret 2017




A.      MEMBACA
Mengenal Katageri/Kelas Kata dan Bentuk Kata dalam Bahasa Indonesia

Kelas Kata
                Menurut Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, kelas kata dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu: verba; nomina; pronomina dan numeralia; adjektiva; adverbial; dan kata tugas. Ciri-ciri setiap kelas/kategori kata berikut ini.
1.       Verba (Kata Kerja)
Cirinya:
(1)    Verba berfungsi sebagai predikat/inti predikat dalam kalimat.
(2)    Verba mengandung makna dasr perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat.
(3)    Verba yang bermakna keadaan tidak dapat diberi prefiks ter- yang berarti paling.
Misalnya:
-          Pencuri itu lari.
-          Mereka sedang belajar di kamar.
a.       Verba dilihat dari bentuknya:
(1)    Verba asal: berdiri sendiri tanpa afiks. Contoh, ada, dating, mandi, dan pergi.
(2)    Verba turunan
Verba turunan dibagi menjadi 5 kategori, yaitu:
                                               i.            Dasar bebas afiks wajib, seperti mendarat, melebar, mongering, bersepeda, dan berlayar
                                             ii.            Dasar bebas  afiks manasuka, seperti membaca, membeli, mengambil, berjalan, dan bekerja
                                            iii.            Dasar terikat afiks wajib, seperti bertemu, bersua, menyelenggarakan, berjuang, dan mengungsi
                                           iv.            Reduplikasi, seperti berjalan-jalan, memukul-mukul, makan-makan
                                             v.            Majemuk, seperti naik haji, cuci muka, mempertanggungjawabkan
b.      Verba dilihat dari semantiknya/maknanya:
(1)    Verba transitif, dikuti objek, seperti jahit, baca, uji coba, dekatkan, lukiskan, perbaiki
(2)    Verba tak transitif, tidak diikuti objek, seperti kalah, jatuh, pulang balik, mengarang, bergembira
2.       Nomina, Pronomina, dan Numeralia (Kata Benda, Kata ganti, dan Kata Bilangan)
a.       Nomina
Ciri-ciri nomina:
(1)    Sebagai subjek dalam kalimat yang predikatnya verba
(2)    Dapat diingkari dengan kata tidak
(3)    Dapat diikuti adjektiva
Nomina dilihat dari bentuk dan makna:
                                       i.       Nomina dasar, seperti gambar, meja, rumah, pisau
                                      ii.      Nomina turunan, seperti perbuatan, pembelian, kekuatan
b.      Pronominal
Pronominal merupakan kata yang dipakai untuk mengacu pada nomina lain.
Jenis-jenis pronominal:
1.       Pronominal persona, seperti saya, engkau, dia, mereka, -nya
2.       Pronominal penunjuk, seperti ini, itu, sini, sana
3.       Pronominal penanya, seperti apa, siapa, mana
c.       Numeralia
Numeralia adalah kata yang dipakai untuk menghitung banyaknya maujud (orang, binatang, barang, dan konsep)
Jenis-jenis numeralia:
1.       Numeralia pokok, seperti dua, empat, delapan
2.       Numeralia pecahan, seperti seperdua, separuh, sebelah
3.       Numeralia tingkat, seperti kesati, ketiga, kesepuluh
3.Adjektiva (Kata Sifat)
Adjektiva adalah kata sifat atau keadaan yang dipakai untuk mengungkapkan kata sifat atau keadaan orang, benda, atau binatang.
Ciri-ciri:
1.       Adjektiva dapat diberi keterangan pembanding, seperti lebih, kurang, paling
2.       Adjektiva dapat diberi keterangan penguat, seperti sangat, amat terlalu
3.       Adjektiv dPt diingkari dengan kata tidak, seperti tidak bodoh, tidak benar
4.       Adjektiva dapat diulang dengan awalan se-, seperti sejelek-jeleknya
5.       Adjektiva berakhirdengan akhiran tertentu, seperti duniawi, negative
4.     Adverbial (Kata Keterangan)
Ciri-ciri:
Adverbial dalam bahasa Indonesia diklasifikasikan dengan memoertimbangkan bentuk, sintaksis, dan makna.
Bentuk adverbia:
Kelompok 1 : sangat, hanya, lebih
Kelompok 2 : diam-diam, lekas-lekas,sedalam-dalamnya, sebaiknya, sesungguhnya
Sintaksis  adverbia
Kelompok 1 :lebih tinggi, sangat indah
Kelompok 2 : jelek benar, marah sekali
Kelompok 3 : jangan lekas-lekas pulang
Kelompok 4 : tinggi sekali, agak cantic
Kelompok 5 : tiba-tiba sekali, kurang serempak
Kelompok 6 : hanya petani, hanya guru
Makna adverbia: agak, kurang, sering, dan selalu.
5.    Kata Tugas
Jenis-jenis kata tugas:
1.       Preposisi
2.       Konjungsi
3.       Interjeksi
4.       Artikel
5.       Partikel

Bentuk Kata
Bentuk kata yang terdapat pada bahasa Indonesia terdiri dari beberapa macam, yaitu berupa kata dasar, kata berimbuhan, kata ulang, dan kata majemuk.
a.       Kata Dasar
Kata dasar adalah kata yang menjadi dasar bentukan kata yang lebih besar.
b.      Kata Berimbuhan
Kata berimbuhan adalah kata yang mendapatkan imbuhan atau afiks (prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks).
c.       Kata Ulang
Kata ulang adalah kata yang terjadi sebagai hasil reduplikasi.
d.      Kata Majemuk
Kata majemuk adalah gabungan kata yang membentuk makna baru.

Tujuan Diskusi

Sabtu, 18 Februari 2017



Tujuan Diskusi
Tujuan diskusi antara lain untuk menumbuhkembangkan tradisi intelektual; mengambil keputusan dan kesimpulan; menyamakan apresiasi, persepsi, dan visi; menghidupkan kepedulian dan kepekaan; serta menjadi sarana komunikasi dan konsultasi.
Unsur-Unsur Diskusi
1.     Ketua diskusi
Ketua/pemandu diskusi memounyai tugas antara lain: membuat persiapan diskusi, membuka diskusi, mengemukakan tujuan diskusi, menetapkan dan mengatur waktu diskusi, mengatur arus pertukaran pendapat, menjaga agar minat peserta tetap besar, dan menjaga agar diskusi terus berjalan. Pemandu diskusi harus memiliki kepandaian untuk menghidupkan suasana, taktis berbicara, sabar, tegas, lugas, objektif, dan ramah.
2.     Sekretaris/notulis
Bertugas untuk mencatat proses berlangsungnya diskusi, membantu kelancaran diskusi, dan bersama ketuan menyimpulkan hasil diskusi.
3.     Anggota/peserta
Bertugas untuk aktif mengikuti diskusi, menjaga kelancaran diskusi, dan tertib selama diskusi berlangsung.
4.     Pembicara/panelis
Berfungsi sebagai narasumber/penceramah/pemrasaran. Selain itu, pembicara menyampaikan makalah/prasaran.
5.     Pengamat/peninjau
Berperan sebagai pendengar/penyeimbang dalam sebuah diskusi.
Etika Diskusi
Setiap unsur yang terlibat dalam diskusi harus mengetahui, memahami, dan melaksanakan perannya sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Hal-hal yang harus diperhatikan oleh ketua diskusi antara lain:
1.     memahami aturan main diskusi;
2.     memimpin diskusi dengan sabar, ramah, jujur, dan tidak memihak;
3.     menghargai setiap pendapat;
4.     berbahasa yang efektif dan sopan;
5.     menghargai masalah apabila ada ketegangan;
6.     menyimpulkan pembicaraan yang dikemukakan peserta;
7.     bijaksana, tegas, dan disiplin.
Etika sekretaris antara lain:
1.     tanggap, maksudnya dapat cepat mengetahui, memahami, dan mengerti pokok-pokok pembicaraan;
2.     tangkas, maksudnya cekatan, sigap, dan gesit dalam memahami dan menangkap isi permasalahan;
3.     tangguh, maksudnya kuat dalam pendirian dan prinsip;
4.     teliti, maksudnya hati-hati dan cermat dalam mencatat ide, gagasan, pandangan, ulasan, sanggahan atau usulan.
Etika peserta diskusi antara lain:
1.      
Etika peserta diskusi antara lain:
1.     mempersiapkan diri sebaik-baiknya;
2.     ikut serta dalam pembicaraan dengan penuh perhatian;
3.     peka terhadap teknik-teknik diskusi;
4.     berbicara melalui moderator;
5.     berbahasa dengan baik dan sopan;
6.     tidak boleh memaksakan pendapat;
7.     menyanggah berdasarkan bukti dan fakta yang tepat;
8.     menghindarkan hal-hal yang mengganggu diskusi.

Diskusi

Jumat, 17 Februari 2017



Tema 9
A.          Berdiskusi
Diskusi bersala dari bahasa Latin, yakni discutere yang berarti membeberkan masalah. Sesuai dengan hakikatnya, diskusi merupakan suatu proses berpikir bersama untuk memahami suatu masalah dan menemukan sebab musababnya, serta mencari pemecahannya. Berikut dibahas mengenai bentuk diskusi, tujuan, unsur-unsur diskusi, dan etika diskusi.
Bentuk-Bentuk Diskusi
1.     Diskusi kelompok
Diskusi ini mengacu pada terbatasnya jumlah peserta. Diskusi kelompok dapat terlaksana secara formal dan nonformal. Kelompok dapat terbentuk dari persamaan profesi, status, usia atau jenis kelamin.
2.     Diskusi pleno
Dlam diskusi ini, kelompok-kelompok berkumpul untuk melaporkan hasil diskusi dalam kelompoknya. Diskusi ini tindak lanjut dari diskusi kelompok.
3.     Diskusi panel
Diskusi ini didahului dengan penyampaian uraian/pembahasan.
4.     Debat
Debat merupakan pembahasan atau pertukaran pendapat mengenai suatu pokok masalah. Tiap peserta memberikan alasan untuk mempertahankan pendapatnya.
5.     Diskusi fak
Diskusi ini bertujuan untuk mengolah suatu bahan secara bersama-sama di bawah bimbingan seorang ahli. Diskusi fak merupakan suatu proses saling bertukar pikiran dan pendapat untuk mencapai suatu pengetahuan yang lebih tinggi.
6.     Diskusi podium
Dalam diskusi ini, wakil dari tiap kelompok menjelaskan masalah yang ada secara terbuka.
7.     Kongres
Merupakan pertemuan para wakil organisasi (politik, sosial, dan profesi) untuk berpikir bersama dalam mengambil suatu keputusan.
8.     Simposium
Adalah pertemuan yang diselenggarakan untuk membahas prasaran-prasaran dari beberapa ahli mengenai pokok persoalan tersebut.
9.     Seminar
Dalam seminar, para ahli menyampaikan pembahasan masalah. Peserta berperan serta dengan menyampaikan pertanyaan, ulasan, maupun pembahasan sehingga pengkajian masalah menjadi lebih mendalam.
10.                  Konferensi
Pertemuan sejumlah orang dengan tujuan berpikir bersama untuk mencapai suatu keputusan. Peserta konferensi mempunyai latar belakang dan minat yang sama.
11.                 Lokakarya
Lokakarya atau sanggar kerja merupakan pertemuan untuk membahas suatu masalah sesuai dengan profesi masing-masing.
12.                  Forum diskusi
Merupakan kombinasi beberapa bentuk dialoh. Forum diskusi memiliki kadar demokrasi yang tinggi.
13.                  Diskusi kasualis
Adalah penelitian bersama atas satu masalah konkret atau situasi konkret yang mengandung berbagai kemungkinan jalan keluar.Diskusi ini bertujuan untuk mencari jalan keluar yang tepat.

NOVI PURNAMAWATI Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Provided By Free Blogger Templates | Freethemes4all.com

Free Website templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates